Jumat, 09 April 2010

PUSTAKA FISIKA (PF)

PUSTAKA FISIKA (PF)

1. Sebuah Visi Pengumpulan 100.000 Buah Buku yang terkait dg Fisika
2. Pengumpulan Data-Data Kefisikaan sebesar 1 Terra byte

Tempat Pengumpulan dan Pendataan Buku-buku fisika via Internet


Optika
  1. Optics, Light and Lasers
    (Download Buku)
  2. Secrets of Aether
    (Download Buku)
  3. Theoretical Optics
    (Download Buku)
  4. Problems and Solution in Optics
    (Download Buku)
  5. Fundamentals of Optical Waveguides
    (Download Buku)
  6. City of Light: The Story of Fiber Optics
    (Download Buku)


Sumber:
FISIKA FOREVERMORE
Media Saling Berbagi Ilmu dan Informasi

Selasa, 06 April 2010

Guru Fisika Bertaraf Internasional

Guru Fisika Bertaraf Internasional

THE PASSIVE VOICE
Compiled by Marina Canapero

Who WAS television invented by?



Compare:

When DID somebody INVENT television? (ACTIVE)
When WAS television INVENTED? (PASSIVE)
Fritjof Capra WROTE "The Tao of Physics" (ACTIVE)
"The Tao of Physics" WAS WRITTEN by Mauro Capra (PASSIVE)

In most scientific discourse, it is not the person, but his/her invention, theory, innovation that is more important. Therefore, the PASSIVE VOICE is used widely in scientific texts and papers. The scientist is pushed "into the background" so to speak. The PASSIVE is formed by combining the verb TO BE + past participle (-ed or irregular). The form of TO BE changes according to the tense:


SUBJECT + FORM OF "TO BE" (DIFFERENT TENSES) + PAST PARTICIPLE

TENSE FORM OF "TO BE" PAST PARTICIPLE
PRESENT SIMPLE It IS PRODUCED
PRESENT CONTINUOUS It IS BEING PRODUCED
PAST SIMPLE It WAS PRODUCED
PAST CONTINUOUS It WAS BEING PRODUCED
PAST PERFECT It HAD BEEN PRODUCED
PRESENT PERFECT It HAS BEEN PRODUCED
FUTURE (WILL) It WILL BE PRODUCED
FUTURE (GOING TO) It IS GOING TO BE PRODUCED
FUTURE PERFECT It WILL HAVE BEEN PRODUCED

Passive + BY: The television WAS INVENTED BY John Logie Baird in 1925.

ACTIVE
PASSIVE
They MAKE paper from wood pulp Paper IS MADE from wood pulp
Albert Einstein DEVELOPED the "Theory of Relativity" The "Theory of Relativity" WAS DEVELOPED by Albert Einstein
They IMPORT rubber from India Rubber IS IMPORTED from India
They MAKE butter from milk Butter IS MADE from milk
Alexander Graham Bell INVENTED the telephone in 1876 The telephone WAS INVENTED by Alexander Graham Bell in 1876
They MAKE the 'fizz' in fizzy drinks with carbon dioxide The 'fizz' in fizzy drinks IS MADE using carbon dioxide
They DROVE the first cars in Germany in 1885 The first cars WERE DRIVEN by Gottleib Daimler and Karl Benz in 1893

WORKSHEET TASK 1

Insert the appropriate VERB, and then answer the question. Use the PASSIVE where possible.

For example:
One hundred years ago, DID people DRIVE cars? (ACTIVE)
Yes, they DID.
The first petrol-driven cars WERE INVENTED, BUILT and DRIVEN in 1885 by Gottleib Daimler and Karl Benz. (PAST PASSIVE)


Jumat, 02 April 2010

Kewirausahaan Fisika

The Physics Entrepreneurship

(The Entrepreneur Physicist)



Ada 5 faktor penentu kualitas layanan:

1. Kepercayaan

Ketikan semua orang berusaha membangun usaha, baik usaha pokok maupun usaha sampingan maka yang terpikir terkadang adalah impian mengenai kualitas product dan harga yang murah, tapi lupa dalam memikirkan bagaimana product itu akan saya jual dan bagaimana bentuk layanan paska penjualan. Semua ini perlu ditentukan bahwa layanan terhadap pelanggan harus dijalankan secara akurat dan konsisten baik itu sebelum membeli maupun sesudah membeli. Semua ini demi membangun kepercayaan dalam layanan. Kepercayaan juga mempunyai unsur kejujuran, ketulusan, obyektifitas dan pembuktian. Dengan mendapatkan kepercaryaan maka apapun product yang anda jual akan tetap mendapatkan perhatian dari pembeli. Namun jika kepercayaan hilang, maka sehebat apapun produk yang adan jual maka pelanggan tetap akan berpikir berulang-ulang untuk memutuskan membeli.

2. Jaminan

Kejelasan dalam jaminan adalah bentuk dari strategi bisnis yang memberikani informasi tentang kejelasan semua dampak pra dan paska transaksi. Product LG elekronik mendapatak kepercayaan karena jaminan layanana service 3 tahun, yang jelas diatas rata-rata umum yang hanya 1 tahun. Bentuk jaminan ini adalah juga bentuk dari kepercayaan dan keyakinan pelanggan yang diperoleh lewat layanan yang luar biasa dari staf.

3. Responsif

Layanan yang berkualitas dengan bentuk responsif ini merupakan bentuk layanan yang berusaha memberikan layanan yang cepat , tepat dengan kemaun yang sungguh untuk menyelesaikan setiap pertanyaan, permasalahan dan permintaan perbaikan dengan begitu cepat dan memuaskan dengan tingkat kepastian informasi yang tinggi. Kepastian informasi yang tinggi? Yah ini lah yang menjadi kendala ketika perusahaan telah menjadi tumbuh besar dan mempunyai pelanggan yang banyak. Saya pernah menkomplain Detik.com karena beberapa bentuk kerjasama layanan ada secuil masalah, apa yang terjadi? Segenap manajemen dari Agrakom menelepon berkali-kelai untuk memastikan kesempuranaan layanannya, saya sangat terkesan dengan begitu resposnifnya dan “kejelasan informasi”nya.

4. Empati

Dalam layanan yang berkualitas, empati merupakan pendekatan yang lebih spesifik terhadap pemenuhan harapan yang spesifik dari pelanggan, dan hal ini bisa dibangun dengan menciptakan hubungan yang lebih individual dan segmentif. BEdakan pelanggan anda, dan layananilah dengan yang terbaik sesuai dengan harapan yang mungkin setiap segmen mempunyai harapan berbeda walaupun mirip.

5. Faktual (Nyata)

Memliki unsur kejelasan dan pembuktian terhadap layanan yang sesuai dengan yang dijanjikan. Memiliki kejelasan baik staf penangungjawab layanan, tempat yang jelas, perangkat dan tampilan yang mendukung transparansi yang hebat dan benar-benar tanpa unsur manipulasi. Katakan hebat pada sebuah barang dan mereka karena memang mempunyai nilai lebih dan bukan hanya karena anda adalah agen penjual/distibutornya.


Senin, 22 Maret 2010

Pusat Penelitian Pendidikan Fisika Indonesia

Visi

Fisika untuk Sekolah

Misi

Perbaikan Terus Menerus dalam bidang Pengajaran Fisika


Program

1. Sains Fisika untuk Anak-anak dan Sekolah Dasar
2. Fisika untuk Sekolah Menengah Pertama
3. Fisika untuk Sekolah Menengah Atas

Senin, 15 Maret 2010

Fisika Modern

Jurusan Pendidikan Fisika

Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Universitas Pendidikan Indonesia

SILABI

Matakuliah

Fisika Modern

Kode

FIS516


Dosen

Parlindungan Sinaga, Drs., M.Si

Semester

Genap

Kredit

4

Jumlah Pertemuan

2

Jumlah Jam

6

Jumlah Mahasiswa


Jumlah Kelas


Pra-syarat

Telah mengikuti kuliah Fisika Dasar 1 dan 2, Matematika Fisika 1 dan 2.

Wajib / Pilihan

Wajib

MKDU /MKDK /MKBS /MKPBM

MKBS

Tujuan Matakuliah

Mata Kuliah ini merupakan jembatan antara matakuliah dasar dengan matakuliah lanjutan seperti Fisika Kuantum, Zat Padat, Fisika Inti dan lain-lain.

Deskripsi Matakuliah

Mata Kuliah ini mencakup : Teori Relativitas, sifat gelombang dari materi, sifat materi dari gelombang, teori atom, Pendahuluan mekanika kuantum, struktur atom, reaksi inti, pendahuluan zat padat, pendahuluan fisika partikel, atom kompleks,

Buku Wajib

Arthur Beiser (1983), Konsep Fisika Modern, terjemahan The How Liong, Erlangga.

Buku Referensi

Serway, Moses, Moyer (1997), Modern Physics, Saurders College Publishing.

Media

Transparansi.

Evaluasi

Tes unit 1, tes unit 2 dan tes unit 3.

Tugas mahasiswa

















Jadwal

Kegiatan

Referensi

1st

Pendahuluan

Relativitas khusus: Prinsip relatitivitas,

Ceramah

Diskusi

Responsi

Buku1 :hal.29-35

Buku2 :hal.2 –10

Buku2 ;hal 25-28

2nd

Eksperimen Michelson Morley transformasi grililean, Transformasi Lorentz, dilatori waktu, kontraksi panjang.

Ceramah

Diskusi

Responsi

Buku2 :ha;.12-20

3rd

Relativistik momentum, konservasi momentum relativistik, energi relativistik, Hubungan momentum dengan massa.

Ceramah

Diskusi

Responsi

Buku2 :hal 34 –42

4rd

Radiasi benda hitam : Postulat Planck, Kuantisasi cahaya, efek photo listrik

Ceramah

Diskusi

Responsi

Buku2 :hal.58-66

Buku1 :hal.40 - 46

Buku2 :hal.68 - 70

5th

Sinar –X , Effect Compton, produksi pasangan, foton dan Gravitasi.

Ceramah

Diskusi

Responsi

Buku1 :hal.49 –69

Buku2 :hal.143-151

6th

Postulat Loui de Broglie, Eksperimen Davisson-Germer.

Grup Gelombang : Kecepatan phase, Kecepatan Grup.

Ceramah

Diskusi

Responsi

Buku1 :hal.74-87

Buku2 :hal.143-151

7th

Dualisme gelombang – Partikel dan partikel, prinsip ketidakpastian Heisenbergh, aplikasi.

Ceramah

Diskusi

Responsi

Buku1 :hal.89-98

Buku2 :hal.116-172

8th

Struktur atom, model atom Thomson, percobaan hamburan partikel a, model atom Rutherford.

Ceramah

Diskusi

Responsi

Buku1 :hal.118-136

Buku2 :hal.116-132

9th

Model atom Bohr, mpdel Quantum dari atom, prinsip korespondensi Bohr, eksperimen Franck-Hertz.

Ceramah

Diskusi

Responsi

Buku1 :hal.140-150

10th

Persamaan Schrodinger bergantung waktu, persamaan Schrodinger bebas waktu, fungsi gelombang untuk partikel bebas, harga ekspektasi.

Ceramah

Diskusi

Responsi

Buku1 :hal.140-150

11th

Partikel dala kotak, sumur potensial persegi, potensial Barier : Transmisi, refleksi.

Ceramah

Diskusi

Responsi

Buku1 :hal.150-162

Buku2 :hal.196-213

12th

Persamaan Gelombang elektron dalam atom Hidrogen. Bilangan kuantum : n, e, m.

Ceramah

Diskusi

Responsi

Buku1 :hal.174-187

13th

Efek Zeeman Normal, Transisi radiasi kaidah seleksi.

Ceramah

Diskusi

Responsi

Buku1 :hal.187-203

14th

Spin electron. Eksperimen stern Gerlash, interaksi spin orbit. Prinsip eklusi Pauli Tabel periodik.

Ceramah

Diskusi

Responsi

Buku1 :hal.206-226

15th

Spektrum elektron tunggal, spektrum dua elektron, spektrum Sinar-X.

Ceramah

Diskusi

Responsi

Buku1 :hal.233-241

16th

Struktur Molekul : ikatan ionik, ikatan kovalen, ikatan hidrogen Van der Waals, ikatan logam, molekul Hidrigen, Helium.

Ceramah

Diskusi

Responsi

Buku2 :hal.379-382

Buku2 :hal.396-404

17th

Vibrasi dan rotasi molekul :

Tingkat energi vibrasi

Tingkat energi Rotasi

Ceramah

Diskusi

Responsi

Buku2 :hal.382-286

18th

Energi ikat dan gaya inti

Radioaktivitas

Ceramah

Diskusi

Responsi

Buku2 :hal.529-544

Buku2 :hal.544-557

19

Reaksi Inti

Detektor

Radiasi.

Ceramah

Diskusi

Responsi

Buku2 :hal.565-570

Buku2 :hal.596-599



Sumber:Buku Wajib
Arthur Beiser (1983), Konsep Fisika Modern, terjemahan The How Liong, Erlangga.

Buku Referensi
Serway, Moses, Moyer (1997), Modern Physics, Saurders College Publishing.

Classical physics is usually concerned with everyday conditions: speeds much lower than the speed of light, and sizes much greater than that of atoms. Modern physics is usually concerned with high velocities and small distances.

The term modern physics refers to the post-Newtonian conception of physics. The term implies that classical descriptions of phenomena are lacking, and that an accurate, "modern", description of reality requires theories to incorporate elements of quantum mechanics or Einsteinian relativity, or both. In general, the term is used to refer to any branch of physics either developed in the early 20th century and onwards, or branches greatly influenced by early 20th century physics.

Modern physics often involves extreme conditions; quantum effects usually involve distances comparable to atoms (roughly 10−9 m), while relativistic effects usually involve velocities comparable to the speed of light (roughly 108 m/s). Small velocities and large distances is usually the realm of classical mechanics.