Tampilkan postingan dengan label Arip Nurahman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Arip Nurahman. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 20 November 2010

Pusat Penelitian Pendidikan Fisika Indonesia

Indonesian Physics Education Research Group


Visi

Fisika untuk Sekolah

Misi

Perbaikan Terus Menerus dalam bidang Pengajaran Fisika


Program

1. Sains Fisika untuk Anak-anak dan Sekolah Dasar
2. Fisika untuk Sekolah Menengah Pertama
3. Fisika untuk Sekolah Menengah Atas

External links

Jumat, 22 Oktober 2010

Pusat Penelitian Pendidikan Fisika Indonesia

Indonesian Physics Education Research Group


Visi

Fisika untuk Sekolah

Misi

Perbaikan Terus Menerus dalam bidang Pengajaran Fisika


Program

1. Sains Fisika untuk Anak-anak dan Sekolah Dasar
2. Fisika untuk Sekolah Menengah Pertama
3. Fisika untuk Sekolah Menengah Atas

Jumat, 17 September 2010

Belajar itu Asyik

Berikut ini adalah tips dan triks yang dapat menjadi masukan berharga dalam mempersiapkan diri dalam menghadapi ulangan atau ujian :

1. Belajar Kelompok


Belajar kelompok dapat menjadi kegiatan belajar menjadi lebih menyenangkan karena ditemani oleh teman dan berada di rumah sendiri sehingga dapat lebih santai. Namun sebaiknya tetap didampingi oleh orang dewasa seperti kakak, paman, bibi atau orang tua agar belajar tidak berubah menjadi bermain. Belajar kelompok ada baiknya mengajak teman yang pandai dan rajin belajar agar yang tidak pandai jadi ketularan pintar. Dalam belajar kelompok kegiatannya adalah membahas pelajaran yang belum dipahami oleh semua atau sebagian kelompok belajar baik yang sudah dijelaskan guru maupun belum dijelaskan guru.


2. Rajin Membuat Catatan Intisari Pelajaran


Bagian-bagian penting dari pelajaran sebaiknya dibuat catatan di kertas atau buku kecil yang dapat dibawa kemana-mana sehingga dapat dibaca di mana pun kita berada. Namun catatan tersebut jangan dijadikan media mencontek karena dapat merugikan kita sendiri.


3. Membuat Perencanaan Yang Baik

Untuk mencapai suatu tujuan biasanya diiringi oleh rencana yang baik. Oleh karena itu ada baiknya kita membuat rencana belajar dan rencana pencapaian nilai untuk mengetahui apakah kegiatan belajar yang kita lakukan telah maksimal atau perlu ditingkatkan. Sesuaikan target pencapaian dengan kemampuan yang kita miliki. Jangan menargetkan yang yang nomor satu jika saat ini kita masih di luar 10 besar di kelas. Buat rencana belajar yang diprioritaskan pada mata pelajaran yang lemah. Buatlah jadwal belajar yang baik.


4. Disiplin Dalam Belajar

Apabila kita telah membuat jadwal belajar maka harus dijalankan dengan baik. Contohnya seperti belajar tepat waktu dan serius tidak sambil main-main dengan konsentrasi penuh. Jika waktu makan, mandi, ibadah, dan sebagainya telah tiba maka jangan ditunda-tunda lagi. Lanjutkan belajar setelah melakukan kegiatan tersebut jika waktu belajar belum usai. Bermain dengan teman atau game dapat merusak konsentrasi belajar. Sebaiknya kegiatan bermain juga dijadwalkan dengan waktu yang cukup panjang namun tidak melelahkan jika dilakukan sebelum waktu belajar. Jika bermain video game sebaiknya pilih game yang mendidik dan tidak menimbulkan rasa penasaran yang tinggi ataupun rasa kekesalan yang tinggi jika kalah.


5. Menjadi Aktif Bertanya dan Ditanya

Jika ada hal yang belum jelas, maka tanyakan kepada guru, teman atau orang tua. Jika kita bertanya biasanya kita akan ingat jawabannya. Jika bertanya, bertanyalah secukupnya dan jangan bersifat menguji orang yang kita tanya. Tawarkanlah pada teman untuk bertanya kepada kita hal-hal yang belum dia pahami. Semakin banyak ditanya maka kita dapat semakin ingat dengan jawaban dan apabila kita juga tidak tahu jawaban yang benar, maka kita dapat membahasnya bersama-sama dengan teman. Selain itu


6. Belajar Dengan Serius dan Tekun


Ketika belajar di kelas dengarkan dan catat apa yang guru jelaskan. Catat yang penting karena bisa saja hal tersebut tidak ada di buku dan nanti akan keluar saat ulangan atau ujian. Ketika waktu luang baca kembali catatan yang telah dibuat tadi dan hapalkan sambil dimengerti. Jika kita sudah merasa mantap dengan suatu pelajaran maka ujilah diri sendiri dengan soal-soal. Setelah soal dikerjakan periksa jawaban dengan kunci jawaban. Pelajari kembali soal-soal yang salah dijawab.


7. Hindari Belajar Berlebihan

Jika waktu ujian atau ulangan sudah dekat biasanya kita akan panik jika belum siap. Jalan pintas yang sering dilakukan oleh pelajar yang belum siap adalah dengan belajar hingga larut malam / begadang atau membuat contekan. Sebaiknya ketika akan ujian tetap tidur tepat waktu karena jika bergadang semalaman akan membawa dampak yang buruk bagi kesehatan, terutama bagi anak-anak.


8. Jujur Dalam Mengerjakan Ulangan Dan Ujian

Hindari mencontek ketika sedang mengerjakan soal ulangan atau ujian. Mencontek dapat membuat sifat kita curang dan pembohong. Kebohongan bagaimanapun juga tidak dapat ditutup-tutupi terus-menerus dan cenderung untuk melakukan kebohongan selanjutnya untuk menutupi kebohongan selanjutnya. Anggaplah dengan nyontek pasti akan ketahuan guru dan memiliki masa depan sebagai penjahat apabila kita melakukan kecurangan.

Semoga tips cara belajar yang benar ini dapat memberikan manfaat untuk kita semua, amin.

Sources: Godam

Rabu, 02 Juni 2010

Kewirausahaan Fisika

The Physics Entrepreneurship

(The Entrepreneur Physicist)


Mari Kita Menciptakan Suatu Produk

Kreatifitas kita bisa tumbuh, dengan puluhan, ratusan, ribuan ide. Ayo, kita buat sebuah produk untuk wirausaha kita Siapa tahu, sukses menghampiri kita!

Econophysics Ph.D. Program at University of Houston, Houston, TX. USA

Econophysics, also known as the physics of finance, is the study of the dynamical behavior of financial and economic markets. Recently, a vast amount of market data has become available allowing empirical studies of market behavior to be performed.

In the econophysics group at the University of Houston, we begin with these empirical studies to measure what the statistical properties of actual dynamics of markets are and then model that behavior mathematically. The models we create and study vary from discrete agent-based ones appropriate for short-time scale behavior to continuous stochastic ones appropriate for longer time scale behavior.

There are many interesting and important open questions about market dynamics that interest us. These include questions about how to properly measure and explain the important properties of market dynamics, about the stability of markets, and about what the differences are in the behavior of different types of markets. We are also interested in how the dynamics of markets impacts society.

The faculty member in the econophyiscs group include Professors Joseph L. McCauley, Kevin E. Bassler, Gemunu H. Gunaratne, George F. Reiter and David R. Criswell, as well as Dr. Valery A. Kholodni, an adjunct professor.

Selasa, 18 Mei 2010

Guru Fisika Bertaraf Internasional

Guru Fisika Bertaraf Internasional



The Language of Sciences

Sentence Patterns that Indicate Cause and Effect

(a)Because of / Due to} X, there is Y.

Or

(b)Because of / Due to}X, Y happens.

X{affects / influences} Y.

Or

Y{ is affected / is influenced}by X.

(c) X{causes / produces / results in }Y.

Or

Y{is caused / is produced by / is a result of / is due to}X.

(d) When / If / Because}there is X, Y happens.
(e) X is {the cause of / the reason for}Y.





Scientific Presentation Presentation skills are essential to effective communication in the field of science. In this article we will examine the factors that contribute to successful scientific presentation.

Presentation: A Definition

The best definition of the term comes from Morrisey & Sechrest (1987:2): "A presentation involves the preparation and delivery of critical subject matter in a logical and condensed form, leading to effective communication."

Types of Presentation

There are various kinds of presentation however in the field of science most students will be concerned with the following:

  • Persuasive. Convincing your audience to follow a particular course of action.
  • Instructional. Showing others how to perform a specific task. An example of this type of presentation would be a laboratory demonstration.
  • Informative. Presenting new findings or information. In the scientific community this form of presentation is commonly found at international conferences.


Practical Work in Science: Laboratory Experiments

Compiled by Marina Canapero

einsteingravity

Albert Einstein demonstrating his theory on gravity in the context of a scientific experiment. Here Big Bang was discovered: "Gravity could change the curvature of space-time"

Contents of this page:

Senin, 10 Mei 2010

Mentafakuri Desain di Alam Lewat Fisika







Teknologi Di Alam

Oleh:
1.Arip Nurahman*
2.Rd. Bagus M. W. A.*
3.Reza R.*
4.Fazrun N.*

*(Pendidikan Fisika, FPMIPA Universitas Pendidikan Indonesia)

Mentafakuri Desain di Alam Lewat Fisika

(Studi Khusus Terhadap Teknik Biofisikamimetika)

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Permasalahan

Desain atau rancangan, secara singkat berarti gabungan yang selaras dari berbagai bagian dalam bentuk yang teratur yang dirancang untuk tujuan tertentu. Dari pengertian ini, kita tidak akan sulit menerka bahwa sebuah mobil adalah suatu rancangan. Ini karena terdapat tujuan tertentu, yaitu untuk mengantarkan manusia dan barang. Untuk mewujudkan tujuan ini, berbagai bagian seperti mesin, ban dan rangkanya direncanakan dan dirakit di sebuah pabrik.

Akan tetapi, bagaimana halnya dengan makhluk hidup?

Dapatkah seekor burung beserta cara terbangnya disebut sebagai rancangan pula?

Sebelum memberi jawabannya, mari ulang penilaian dan analisisnya dalam contoh mobil tadi. Tujuan burung, dalam hal ini, adalah untuk terbang. Untuk tujuan ini, tulang yang berbobot ringan, berongga, serta otot-otot dada yang kuat yang menggerakkan tulang-tulangnya digunakan bersama dengan bulu-bulu yang mampu mempertahankan kedudukannya di udara. Sayap terbentuk dengan sifat aerodinamis dan metabolisme tubuhnya sejalan dengan kebutuhan burung untuk memperoleh tingkat tenaga yang tinggi.

Jelaslah bahwa burung merupakan hasil dari rancangan tertentu.

Di setiap makhluk, terdapat contoh-contoh rancangan yang sangat sempurna. Jika kita telaah lebih jauh, kita menemukan bahwa diri kita sendiri pun merupakan bagian dari rancangan itu sendiri.

Tangan yang memegang halaman-halaman buku memiliki kemampuan yang tidak bisa disamai oleh tangan robot mana pun.

Mata yang membaca baris demi baris makalah ini memungkinkan penglihatan dengan pusat pandangan yang oleh kamera terbaik di dunia ini pun tidak mampu tercapai.

Oleh sebab itu, sampai pada kesimpulan penting ini: seluruh makhluk di alam, termasuk diri kita, merupakan suatu rancangan. Hal ini, pada gilirannya membuktikan keberadaan Sang Pencipta, Yang merancang semua makhluk dengan kehendak-Nya, memelihara seluruh ciptaan-Nya, dan memiliki kekuasaan dan kebijaksanaan yang mutlak.

B. RumusanMasalah

1. Apa yang melatarbelakangi kelompok kami membahas mengenai “Mentafakuri Desain di Alam Lewat Fisika?

2. Manfaat apa saja yang kelompok kami dapat dari penulisan makalah ini?

3. Bagaimana metode mendekatkan diri kepada Allah S.W.T. Melewati Fisika Aplikatif?

C. Tujuan

1 Mengetahui hal-hal yang melatarbelakangi dan mendasari Desain-desain di alam dalam kaitannya terhadap Fisika.

2 Mengetahui manfaat apa saja bila kita mampu metafakuri Keagungan Alloh, S.W.T dalam ruang lingkup Fisika Aplikatif.

3 Mengetahui bagaimana strategi mendekatkan diri kepada Alloh S.W.T dengan jalan bertafakur melalui Fisika ini.

D. Manfaat

Adapun menfaat makalah ini adalah sebagai berikut:

1. Bagi penulis khususnya memberikan banyak pengetahuan tentang berbagai motode pendekatan diri kepada Sang Maha Kuasa, dalam kaitannya terhadap Ilmu Fisika. Sehingga memberikan pembelajaran untuk menjadi pemakalah dan guru yang professional sekarang dan dimasa yang Akan Datang.

2. Bagi pembaca umumnya memberikan banyak pengetahuan tetang hal-hal yang berkaitan dengan desain di alam yang berkaitan dengan Fisika, sehinga kita mampu mentafakuri kebesaran Allah S.W.T.

E. Metode Penulisan

Metode yang digunakan dalam penulisan makalah ini adalah kajian pustaka (study literatur) berbagai sumber yang berkaitan dengan judul makalah dan penelitian pendahuluan, serta observasi langsung ketempat-tempat terkait.

BAB II

Minggu, 09 Mei 2010

Kuliah Umum Fisika

Physics

  • Fundamentals of PhysicsDownload Course – Ramamurti Shankar, Yale
  • Introduction to Solar System AstronomyiTunesFeed – Richard Pogge, Ohio State
  • Introductory PhysicsiTunes – Robert Jacobsen, UC Berkeley
  • Modern Physics: From the Atom to Big Science - iTunesFeedStream – Cathryn Carson, UC Berkeley
  • Modern Theoretical Physics: Classic Mechanics (Video) – iTunesYouTube – Leonard Susskind, Stanford
  • Modern Theoretical Physics: Quantum Mechanics (Video) –iTunesYouTube – Leonard Susskind, Stanford
  • Modern Theoretical Physics: Special Relativity (Video) – iTunesYouTube – Leonard Susskind, Stanford
  • Modern Theoretical Physics: Einstein (Video)iTunesYouTube – Leonard Susskind, Stanford
  • Modern Theoretical Physics: Cosmology (Video) - iTunesYouTube – Leonard Susskind, Stanford
  • Modern Theoretical Physics: Statistical Mechanics (Video)iTunesYouTube – Leonard Susskind, Stanford
  • Quantum Entanglement Part 1: (Video) – iTunesYouTube - Leonard Susskind, Stanford University
  • Quantum Entanglement Part 3: (Video) – iTunesYouTube – Leonard Susskind, Stanford University
  • Quantum MechanicsiTunesFeedMP3s – Raphael Bousso, UC Berkeley
  • Quantum MechanicsiTunesFeed – John Terning, UC Davis
  • Physics I: Classical MechanicsiTunesVideo DownloadYouTube – Walter Lewin, MIT
  • Physics II: Electricity and MagnetismiTunesVideo DownloadYouTube – Walter Lewin, MIT
  • Physics III: Vibrations and WavesiTunesVideo DownloadYouTube – Walter Lewin, MIT
  • Physics for Future PresidentsiTunesFeedMP3sYouTube – Richard Muller, UC Berkeley
  • Physics for Scientists and EngineersiTunesFeed – Steven Boggs, UC Berkeley
  • Stars, Galaxies, and the UniverseiTunesFeed – Richard Pogge, Ohio State
  • String Theory, Black Holes, and the Laws of Nature (Video)Videos – Andrew Strominger, Harvard

Minggu, 02 Mei 2010

Kewirausahaan Fisika

The Physics Entrepreneurship

(The Entrepreneur Physicist)

Tipe Kepribadian Pengusaha

Ciri-ciri tipe kepribadian pengusaha adalah gigih, ambisius, menyenangkan, mendominasi, menyukai petualangan, suka coba-coba, terkadang bertindak berlebihan, suka berbicara, penuh rasa percaya diri, sangat optimis, siap mencoba apapun
Pekerjaan yang cocok untuk kepribadian ini adalah : penjual, eksekutif, manajer, wiraswasta


Econophysics is an interdisciplinary research field, applying theories and methods originally developed by physicists in order to solve problems in economics, usually those including uncertainty or stochastic processes and nonlinear dynamics. Its application to the study of financial markets has also been termed statistical finance referring to its roots in statistical physics. Physicists’ interest in the social sciences is not new; Daniel Bernoulli, as an example, was the originator of utility-based preferences. One of the founders of neoclassical economic theory, former Yale University Professor of Economics Irving Fisher, was originally trained under the renowned Yale physicist, Josiah Willard Gibbs.

History

Econophysics was started in the mid 1990s by several physicists working in the subfield of statistical mechanics. They decided to tackle the complex problems posed by economics, especially by financial markets. Unsatisfied with the traditional explanations of economists, they applied tools and methods from physics - first to try to match financial data sets, and then to explain more general economic phenomena.

One driving force behind econophysics arising at this time was the availability of huge amounts of financial data, starting in the 1980s. It became apparent that traditional methods of analysis were insufficient - standard economic methods dealt with homogeneous agents and equilibrium, while many of the more interesting phenomena in financial markets fundamentally depended on heterogeneous agents and far-from-equilibrium situations.

The term “econophysics” was coined by H. Eugene Stanley in the mid 1990s, to describe the large number of papers written by physicists in the problems of (stock and other) markets, and first appeared in a conference on statistical physics in Calcutta in 1995 and its following publications. The inaugural meeting on Econophysics was organised 1998 in Budapest by Janos Kertesz and Imre Kondor.

Currently, the almost regular meeting series on the topic include: Econophysics Colloquium, ESHIA/ WEHIA, ECONOPHYS-KOLKATA, APFA

If "econophysics" is taken to denote the principle of applying statistical mechanics to economic analysis, as opposed to a particular literature or network, priority of innovation is probably due to Farjoun and Machover (1983). Their book Laws of Chaos: A Probabilistic Approach to Political Economy proposes dissolving (their words) the transformation problem in Marx's political economy by re-conceptualising the relevant quantities as random variables.

If, on the other side, "econophysics" is taken to denote the application of physics to economics, one can already consider the works of Léon Walras and Vilfredo Pareto as part of it. Indeed, as shown by Ingrao and Israel, general equilibrium theory in economics is just based on the physical concept of mechanical equilibrium.

It should be noted that econophysics has nothing to do with the "physical quantities approach" to economics, advocated by Ian Steedman and others associated with Neo-Ricardianism.

Basic tools

Basic tools of econophysics are probabilistic and statistical methods often taken from statistical physics.

Physics models that have been applied in economics include percolation models, chaotic models developed to study cardiac arrest, and models with self-organizing criticality as well as other models developed for earthquake prediction. Moreover, there have been attempts to use the mathematical theory of complexity and information theory, as developed by many scientists among whom are Murray Gell-Mann and Claude E. Shannon, respectively.

Since economic phenomena are the result of the interaction among many heterogeneous agents, there is an analogy with statistical mechanics, where many particles interact; but it must be taken into account that the properties of human beings and particles significantly differ.

There are, however, various other tools from physics that have so far been used with mixed success, such as fluid dynamics, classical mechanics and quantum mechanics (including so-called classical economy and quantum economy), and the path integral formulation of statistical mechanics.

There are also analogies between finance theory and diffusion theory. For instance, the Black-Scholes equation for option pricing is a diffusion-advection equation.

Impact on mainstream economics and finance

Papers on econophysics have been published primarily in journals devoted to physics and statistical mechanics, rather than in leading economics journals. Mainstream economists have generally been unimpressed by this work. Some Heterodox economists, including Mauro Gallegati, Steve Keen and Paul Ormerod, have shown more interest, but also criticized trends in econophysics.

In contrast, econophysics is having some impact on the more applied field of quantitative finance, whose scope and aims significantly differ from those of economic theory. Various econophysicists have introduced models for price fluctuations in financial markets or original points of view on established models.

See Also


Semoga Bermanfaat

Selasa, 06 April 2010

Guru Fisika Bertaraf Internasional

Guru Fisika Bertaraf Internasional

THE PASSIVE VOICE
Compiled by Marina Canapero

Who WAS television invented by?



Compare:

When DID somebody INVENT television? (ACTIVE)
When WAS television INVENTED? (PASSIVE)
Fritjof Capra WROTE "The Tao of Physics" (ACTIVE)
"The Tao of Physics" WAS WRITTEN by Mauro Capra (PASSIVE)

In most scientific discourse, it is not the person, but his/her invention, theory, innovation that is more important. Therefore, the PASSIVE VOICE is used widely in scientific texts and papers. The scientist is pushed "into the background" so to speak. The PASSIVE is formed by combining the verb TO BE + past participle (-ed or irregular). The form of TO BE changes according to the tense:


SUBJECT + FORM OF "TO BE" (DIFFERENT TENSES) + PAST PARTICIPLE

TENSE FORM OF "TO BE" PAST PARTICIPLE
PRESENT SIMPLE It IS PRODUCED
PRESENT CONTINUOUS It IS BEING PRODUCED
PAST SIMPLE It WAS PRODUCED
PAST CONTINUOUS It WAS BEING PRODUCED
PAST PERFECT It HAD BEEN PRODUCED
PRESENT PERFECT It HAS BEEN PRODUCED
FUTURE (WILL) It WILL BE PRODUCED
FUTURE (GOING TO) It IS GOING TO BE PRODUCED
FUTURE PERFECT It WILL HAVE BEEN PRODUCED

Passive + BY: The television WAS INVENTED BY John Logie Baird in 1925.

ACTIVE
PASSIVE
They MAKE paper from wood pulp Paper IS MADE from wood pulp
Albert Einstein DEVELOPED the "Theory of Relativity" The "Theory of Relativity" WAS DEVELOPED by Albert Einstein
They IMPORT rubber from India Rubber IS IMPORTED from India
They MAKE butter from milk Butter IS MADE from milk
Alexander Graham Bell INVENTED the telephone in 1876 The telephone WAS INVENTED by Alexander Graham Bell in 1876
They MAKE the 'fizz' in fizzy drinks with carbon dioxide The 'fizz' in fizzy drinks IS MADE using carbon dioxide
They DROVE the first cars in Germany in 1885 The first cars WERE DRIVEN by Gottleib Daimler and Karl Benz in 1893

WORKSHEET TASK 1

Insert the appropriate VERB, and then answer the question. Use the PASSIVE where possible.

For example:
One hundred years ago, DID people DRIVE cars? (ACTIVE)
Yes, they DID.
The first petrol-driven cars WERE INVENTED, BUILT and DRIVEN in 1885 by Gottleib Daimler and Karl Benz. (PAST PASSIVE)


Jumat, 02 April 2010

Kewirausahaan Fisika

The Physics Entrepreneurship

(The Entrepreneur Physicist)



Ada 5 faktor penentu kualitas layanan:

1. Kepercayaan

Ketikan semua orang berusaha membangun usaha, baik usaha pokok maupun usaha sampingan maka yang terpikir terkadang adalah impian mengenai kualitas product dan harga yang murah, tapi lupa dalam memikirkan bagaimana product itu akan saya jual dan bagaimana bentuk layanan paska penjualan. Semua ini perlu ditentukan bahwa layanan terhadap pelanggan harus dijalankan secara akurat dan konsisten baik itu sebelum membeli maupun sesudah membeli. Semua ini demi membangun kepercayaan dalam layanan. Kepercayaan juga mempunyai unsur kejujuran, ketulusan, obyektifitas dan pembuktian. Dengan mendapatkan kepercaryaan maka apapun product yang anda jual akan tetap mendapatkan perhatian dari pembeli. Namun jika kepercayaan hilang, maka sehebat apapun produk yang adan jual maka pelanggan tetap akan berpikir berulang-ulang untuk memutuskan membeli.

2. Jaminan

Kejelasan dalam jaminan adalah bentuk dari strategi bisnis yang memberikani informasi tentang kejelasan semua dampak pra dan paska transaksi. Product LG elekronik mendapatak kepercayaan karena jaminan layanana service 3 tahun, yang jelas diatas rata-rata umum yang hanya 1 tahun. Bentuk jaminan ini adalah juga bentuk dari kepercayaan dan keyakinan pelanggan yang diperoleh lewat layanan yang luar biasa dari staf.

3. Responsif

Layanan yang berkualitas dengan bentuk responsif ini merupakan bentuk layanan yang berusaha memberikan layanan yang cepat , tepat dengan kemaun yang sungguh untuk menyelesaikan setiap pertanyaan, permasalahan dan permintaan perbaikan dengan begitu cepat dan memuaskan dengan tingkat kepastian informasi yang tinggi. Kepastian informasi yang tinggi? Yah ini lah yang menjadi kendala ketika perusahaan telah menjadi tumbuh besar dan mempunyai pelanggan yang banyak. Saya pernah menkomplain Detik.com karena beberapa bentuk kerjasama layanan ada secuil masalah, apa yang terjadi? Segenap manajemen dari Agrakom menelepon berkali-kelai untuk memastikan kesempuranaan layanannya, saya sangat terkesan dengan begitu resposnifnya dan “kejelasan informasi”nya.

4. Empati

Dalam layanan yang berkualitas, empati merupakan pendekatan yang lebih spesifik terhadap pemenuhan harapan yang spesifik dari pelanggan, dan hal ini bisa dibangun dengan menciptakan hubungan yang lebih individual dan segmentif. BEdakan pelanggan anda, dan layananilah dengan yang terbaik sesuai dengan harapan yang mungkin setiap segmen mempunyai harapan berbeda walaupun mirip.

5. Faktual (Nyata)

Memliki unsur kejelasan dan pembuktian terhadap layanan yang sesuai dengan yang dijanjikan. Memiliki kejelasan baik staf penangungjawab layanan, tempat yang jelas, perangkat dan tampilan yang mendukung transparansi yang hebat dan benar-benar tanpa unsur manipulasi. Katakan hebat pada sebuah barang dan mereka karena memang mempunyai nilai lebih dan bukan hanya karena anda adalah agen penjual/distibutornya.